Kecanduan judi online membutuhkan pendampingan dan intervensi psikologis yang serius mengingat kompleksnya dampak yang ditimbulkan. Melakukan konseling atau psikoterapi dengan psikolog dapat dilakukan secara rutin dengan komitmen yang kuat. Judi online bukan hanya merugikan finansial, tapi juga mental, sosial, dan karir, 80% diantaranya adalah masyarakat menengah ke bawah.

online gambling

Juli 1940: Bom Teroris Meledak Di New York City World’s Reasonable, Beruntung Hanya 2 Orang Tewas

Juga kisah seorang warga di Batam sepekan lalu. Sudah habis semua hartanya, uang, perhiasan, rumah, mobil dan warisan dari orang tuanya, gegara punya pastime berjudi. Dan kini, dia ditinggalkan keluarganya dalam kondisi melarat.

Ppatk Ungkap 1000 Anggota Dewan Terlibat Judi Online

Untuk hidup menjadi kaya bukan dengan berjudi. Tugas setiap Muslim adalah taat kepada Allah dan berikhtiar dalam mencari rejeki halal barakah di jalan-Nya. Sampaikan bahwa pintu-pintu taubat terbuka lebar bagi para penjudi, sebelum datang hari kiamat.

Vice Head Of State: Palestine Problem Is Not A Religious Problem However Politics-humanity

Dan uang mereka bisa cari dengan berbagai cara, untuk bisa terus berjudi. Dahulu, berjudi hanya dilakukan secara konvensional di lapak-lapak judi. Kini, para Bandar judi mengemasnya sangat menarik. Dengan teknologi smartphone judi bisa diakses kapan dan di manapun. Tren periklanan di media sosial. Jurnal Komodifikasi, 5, 5-20.

Perlahan saudara-saudara kita harus dijauhkan dari lingkaran kehidupan penjudi. Dengan mengajak mereka aktif dalam kegiatan yang menyejukkan suasana hatinya, seperti shalat jama’ah, dzikir, menuntut ilmu, sedekah, tilawah Al-Qur’ an, dst. Syahwat ingin meraih kekayaan instan tanpa perlu bekerja keras, menjadi alasan utama para penjudi konvesioanl maupun online. Padahal, ini sungguh kelicikan dan perangkat setan yang disebut tazyin, yaitu memandang baik semua perbuatan maksiat. Karena lebih banyak mudharat dari manfaatnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menerbitkan fatwa haram. Disebutkan dalam fatwa tersebut, bahwa dua jenis judi, yaitu online maupun offline, hukumnya sama-sama haram.